MEMASANG PANEL
Yaitu mengusahakan
pengadaan / pembuatan panel ( dari tidak ada menjadi ada ) serta memasang dan
memakai sesuai dengan yang dikehendaki. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan dibagi
menjadi tahapan – tahapan kerja sebagai berikut :
- - Perencanaan
-
- Pengadaan
Bahan
-
- Pembuatan
Panel
-
- Pemasangan
Panel
-
- Test
Kerja Panel
1)
Perencanaan
Pekerjaan
perencanaan sering juga disebut dengan mendesain / rekayasa. Maka ada istilah
desain teknik / rekayasa engineering. Pekerjaan perencanaan adalah merupakan
tahapan yang sangat penting yang menentukan semua langkah kerja berikutnya.
Semua pekerjaan harus ada perencanaannya, walaupun dalam pelaksanaannya sering
dilakukan penyimpangan terhadap rencana.
Namun pekerjaan yang direncanakan,
hasilnya akan jauh lebih baik daripada yang tanpa ada perencanaan sama sekali.
Pekerjaan perencanaan meliputi : menentukan bentuk dan fungsi panel, menentukan
jenis, kualitas dan jumlah bahan, cara pemasangan, jadwal pelaksanaan serta
biaya yang dibutuhkan.
Hasil perencanaan dituangkan dalam bentuk tulisan
sehingga orang lain bisa mengerti dan bisa melaksanakan sesuai yang diinginkan
dalam perencanaan.
Untuk keperluan perencanaan perlu adanya data masukan seperti
: bentuk dan fungsi panel, kondisi ruang yang tersedia, ketersediaan bahan,
jenis dan besarnya beban dan sebagainya.
a)
Menentukan
Penghantar
Penentuan
bentuk penghantar yang akan dipakai didasarkan pada kebutuhannya dalam panel.
Ada 3 bentuk penghantar yaitu :
-
Kawat
( logam dibentang )
-
Kabel
(cable), yaitu kawat yang dibalut dengan isolasi.
-
Bar
(papan), yaitu penghantar berbentuk papan panjang, sering juga disebut rel
(rail) busbar dipakai untuk tempat percabangan. Kabel dipakai pada saluran
keluar masuk panel karena lebih lentur, serta kawat dipakai untuk hubungan
tanah.
(UNTUK LEBIH LENGKAPNYA SILAHKAN DI
DOWNLOAD)